Blusukan tak jauh dari forum bersama dengan mengangkat segala tema, topik, dan berita yang bermanfaat bagi kita semua...
Selamat bergabung, tunjukan aspirasi Anda....
Terimakasih

Rabu, 09 Maret 2011

Sudah Dewasakah Dirimu, Kawan?

Marc & Angel (2007) mengemukakan bahwa kedewasaan seseorang bukanlah terletak pada ukuran usianya, tetapi justru pada sejauhmana tingkat  kematangan emosional yang dimilikinya. Berikut ini pemikirannya tentang ciri-ciri atau karakteristik kedewasaan seseorang yang sesungguhnya  dilihat dari kematangan emosionalnya.
  1. Tumbuhnya kesadaran bahwa kematangan bukanlah  suatu keadaan tetapi merupakan sebuah proses berkelanjutan dan secara terus menerus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan diri.
  2. Memiliki kemampuan mengelola diri  dari perasaan cemburu dan iri hati.
  3. Memiliki kemampuan untuk mendengarkan dan mengevaluasi dari sudut pandang orang lain.
  4. Memiliki kemampuan memelihara kesabaran dan fleksibilitas dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Memiliki kemampuan menerima fakta bahwa seseorang tidak selamanya dapat menjadi pemenang dan mau belajar dari berbagai kesalahan dan kekeliruan atas berbagai hasil yang telah dicapai.
  6. Tidak berusaha menganalisis  secara berlebihan atas hasil-hasil negatif yang diperolehnya, tetapi justru dapat memandangnya sebagai hal yang positif  tentang keberadaan dirinya.
  7. Memiliki kemampuan membedakan antara pengambilan keputusan rasional dengan dorongan emosionalnya (emotional impulse).
  8. Memahami bahwa tidak akan ada kecakapan atau kemampuan tanpa adanya  tindakan persiapan.
  9. Memiliki kemampuan mengelola kesabaran dan kemarahan.
  10. Memiliki kemampuan menjaga perasaan orang lain dalam benaknya dan berusaha  membatasi sikap egois.
  11. Memiliki kemampuan membedakan antara kebutuhan (needs) dengan keinginan (wants).
  12. Memiliki kemampuan menampilkan keyakinan diri tanpa menunjukkan sikap arogan (sombong).
  13. Memiliki kemampuan mengatasi setiap tekanan (pressure) dengan penuh kesabaran.
  14. Berusaha memperoleh kepemilikan  (ownership) dan bertanggungjawab atas setiap tindakan pribadi.
  15. Mengelola ketakutan diri (manages personal fears)
  16. Dapat melihat berbagai “bayangan abu-abu”  diantara ekstrem hitam dan putih dalam setiap situasi.
  17. Memiliki kemampuan menerima umpan balik negatif sebagai alat untuk perbaikan diri.
  18. Memiliki kesadaran akan ketidakamanan  diri dan harga diri.
  19. Memiliki kemampuan memisahkan perasaan cinta dengan berahi  sesaat. 
  20. Memahami bahwa komunikasi terbuka adalah kunci kemajuan. 

sumber 

Kata yang sering kita pertanyakan apakah saya seorang yang dewasa, atau kurang dewasakah saya bertindak.  Sebenarnya apa itu kedewasaan?

Kedewasaan adalah kemampuan untuk mengendalikan amarah,
Menyelesaikan perbedaan-perbedaan tanpa kekerasan atau perusakan.

Kedewasaan adalah kesabaran,
Kemauan untuk melewatkan kesenangan pribadi yang mendukung langsung dari keuntungan jangka panjang.

Kedewasaan adalah ketekunan,
Kemampuan untuk mengeluarkan keringat dalam sebuah proyek atau sebuah situasi meskipun ada orang mengecilkan hati.

Kedewasaan adalah kemampuan untuk menghadapi ketidak nyamanan,
Kemampuan berhadapan dengan frustrasi, ketidak nyamanan dan kekalahan, tanpa keluhan atau persungutan.

Kedewasaan adalah kerendahan hati,
Kemampuan dengan berjiwa besar untuk mengatakan,"Saya salah" apabila melakukan kesalahan.
Dan, ketika benar, secara dewasa tidak perlu menunjukkan kepuasan dengan berkata, "Aku sudah bilang begitu."

Kedewasaan adalah kemampuan untuk membuat keputusan,
Kemampuan untuk berdiri teguh atas keputusan yang telah di buat
Seseorang yang belum dewasa menghabiskan hidupnya dengan mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan yang tanpa terbatas, kemudian melakukannya, tanpa ada rasa puas.

Kedewasaan berarti dapat diandalkan,
Kemampuan yang hanya didapat dengan satu kata yaitu setelah melalui masa krisis.
Yang belum dewasa adalah tuan dari alibi, bingung dan tidak teratur.
Kehidupan mereka adalah bagai janji dan niat baik yang entah bagaimana tidak pernah terwujud.

Kedewasaan adalah sebuah seni hidup dalam damai,
Tak seorangpun dapat mengubahnya selain keberanian untuk mengubah apa yang harus di ubah serta kebijaksanaan untuk mengetahui perbedaan.


 

Tidak ada komentar: