Kebersihan pribadi seorang anak harus menjadi prioritas utama para
orang tua sebagai upaya pencegahan dari berbagai macam kuman yang
mungkin bisa menyebabkan penyakit. Anak-anak cenderung mudah terkena
penyakit karena ketidaktahuan dan rasa ingin tahu mereka. Oleh
karena itu, penting bagi orang tua untuk menanamkan kebiasaan hidup
bersih sejak dini. Ada beberapa hal mendasar yang harus Anda ajarkan
pada anak terkait menerapkan hidup bersih:
1. Cuci tangan
Setelah anak diajarkan untuk
mencuci tangan, akan mudah untuk mengajarinya kapan dia harus mencuci
tangan. Para ahli berpendapat bahwa cara terbaik untuk membuat anak mau
mencuci tangan adalah dengan menyanyikannya sebuah lagu. Ajarkan cara
mencuci tangan yang benar seperti menggosok bagian telapak tangan,
permukaan atas tangan dan sela-sela jari. Dan yang paling penting, Anda
harus mengajar dia untuk membersihkan kotoran yang ada di dalam kukunya.
2. Sikat gigi
Perawatan
gigi diperlukan sejak anak berusia satu tahun untuk mencegah risiko
gigi berlubang. Banyak cara untuk membuat anak mau menggosok gigi. Salah
satunya adalah dengan memberikan sikat gigi yang bergambar kartu
kesukaannya, sehingga hal tersebut menjadi aktivitas yang menyenangkan
baginya. Pastikan bahwa ia menyikat gigi taring dan gigi seri nya dengan
gerakan ke atas dan ke bawah. Ajarkan kepada anak untuk menyikat gigi
dua kali sehari untuk menghilangkan sisa makanan yang menempel di gigi.
3. Membersihkan lidah
Ajarkan
anak Anda untuk membersihkan lidahnya setelah menyikat gigi. Lidah
merupakan tempat bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang. Beritahu
kepada anak anak Anda untuk membersihkan dua pertiga bagian depan lidah
dan hindarkan pemakai sikat yang kasar (mencegah lecet).
4. Mandi dua kali sehari
Menurut
para ahli, frekuensi mandi tergantung pada musim. Selama musim panas,
anak-anak biasanya berkeringat dan karenanya mandi dua kali sehari akan
membantu membersihkan kulit anak Anda. Ajarkan dia untuk menggosok
wajah, tangan, kaki, ketiak, pangkal dan bawah paha, serta membilas
semua sabun di tubuhnya dengan air yang mengalir. Jika anak Anda menolak
untuk mandi, bujuk dia dengan menempatkan mainan favoritnya di bak
mandi.
5. Membersihkan telinga
Kebersihan
telinga anak tidak boleh luput dari perhatian Anda. Bawa anak Anda ke
dokter agar kotoran di dalam telinganya dapat dibersihkan untuk mencegah
risiko komplikasi seperti infeksi, iritasi atau kerusakan pada gendang
telinga.
6. Mandi sendiri
Seorang anak
harus diajarkan untuk bisa membersihkan dirinya sendiri. Hal ini
dimaksudkan agar anak lebih mandiri. Anda bisa mengajarkannya itu ketika
anak menginjak usia dua atau tiga tahun.
2 komentar:
blognya bagus kenapa kok gak diteruskan cantik
selamat datang Bu Guru Cantik, iya nie sedang mencari bahan...makasih bu
Posting Komentar